Tips Agar Rumah Tetap Aman Pada Saat Ditinggal Mudik Lebaran - KENE ONO KABEH

Halaman

    Social Items

Lebaran sudah dekat! Sebagian dari kalian, pasti sudah siap untuk berangkat mudik. Namun sebelumnya, apakan sudah kalian pastikan bahwa saat kalian meninggalkan rumah dalam keadaan aman?.......

Mudik sudah menjadi salah satu rutinitas sangat menyenangkan yang banyak dilakukan oleh hamper seluruh masyarakat Indonesia menjelang lebaran setiap tahunnya. Setelah menjalankan sebulan lamanya ibadah puasa di bulan ramadhan, rasanya sungguh nikmat dapat meluangkan waktu untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak-saudara di kampung halaman, terutama bagi mereka yang tinggal di provinsi, pulau bahkan negara yang berbeda dengan keluarga besarnya. Sebab rasanya memang berbeda antara pulang kampung saat lebaran dengan pulang kampung pada hari-hari biasanya. 

Suasana riuhnya dan meriah akan lebih terasa pulang kampung waktu lebaran, walaupun harus berdesak-desakan, macet dan lama mengantri agar bisa sampai ke kampong halam saat lebaran.

Umumnya, pada saat pulang untuk mudik biasanya orang-orang juga akan memboyong semua anggota keluarga, bahkan terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam keadaan kosong tanpa penghuni. Padahal rumah tanpa penjaga dan memiliki banyak aset harta di dalamnya cukup berbahaya jika ditinggal dalam waktu yang lama selama seminggu atau dua mingguan. Kekhawatiran muncul, misalnya kemalingan, kebakaran dan hal lainnya yang tidak diinginkan.

Berikut 10 langkah yang dapat dilakukan, supaya Anda dan keluarga merasa lebih aman saat meninggalkan rumah. Upayakan untuk melakukan hal preventif guna mengurangi resiko pencurian atau kerugian lainnya yang hanya merugikan Anda. Silahkan Simak 10 tips bebas dari rasa khawatir meninggalkan rumah selama rumah di tinggal mudik lebaran berikut ini:

1. Lapor Ke RT atau RW dan Satpam Setempat Bahwa Rumah Anda Kosong
Beritahu kepada Ketua RT atau RW dan satpam sekitar lingkungan perumahan bahwa Anda sekeluarga akan mudik dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sehingga jika dirasa ada sesuatu yang terlihat janggal atau ada orang yang mencurigakan berada di sekitar rumah Anda, mereka dapat segera bertindak, karena sudah tahu bahwa Anda dan keluarga sedang mudik. Setidaknya satpam di lingkungan perumahan dapat membantu mengawasi rumah Anda.

2. Jangan perlihatkan rumah dalam keadaan kosong!
Memperlihatkan bahwa rumah dalam keadaan kosong ini tentu akan mengundang perhatian bagi pencuri. Membiarkan Lampu dalam keadaan menyala di siang hari merupakan salah satu tanda bahwa rumah Anda kosong. Karenanya, gunakan lampu yang bisa diatur waktu menyalanya. Aturlah agar lampu menyala saat malam dan mati di siang hari. Dengan begitu, rumah tidak akan terlihat kosong.

Jika ingin menyalakan lampu di malam hari, sebaiknya gunakan lampu LED dengan sensor cahaya yang menyala otomatis saat malam hari. Aturlah agar lampu menyala di malam hari dan mati di siang hari. Menyalakan lampu interior untuk beberapa jam setiap malam dan pasang lampu yang dapat diatur jam kerjanya. Selain itu, letakkanlah beberapa sepatu di depan pintu rumah untuk menunjukkan seolah-olah ada orang didalam rumah.

3. Minta Bantuan Tetangga untuk Memeriksa Rumah Secara Berkala
Jika kektua RT sama RW juga melakukan mudik, ada baiknya untuk menitipkan rumah Anda kepada tetangga terdekat yang tidak mudik. Apalagi jika Anda memiliki komunitas di lingkungan rumah, mintalah mereka mengawasi rumah Anda. Biasanya mereka juga akan membantu untuk mengurus tanaman disekitar rumah, juga menyapu halaman agar tetap terlihat bersih, sehingga orang lain tidak akan curiga kalao pemilik rumah sebenarnya sedang mudik.

Anda dapat meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi, agar mereka lebih mudah menghubungi Anda saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah Anda. Namun jangan lupa bawakan oleh-oleh dari kampung halaman sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada mereka.

4. Cabut Aliran Gas dan Listrik yang Tidak Perlu
Selain dari pencurian, kebakaran yang sering terjadi ini merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi saat rumah ditinggal mudik. Jadi silahkan matikan semua aliran listrik yang menyambung ke alat-alat elektronik, seperti: komputer, televisi, radio, pompa air, dispenser, AC dan alat elektronik lainnya yang dapat menimbulkan korsleting yang menjadi salah satu pemicu kebakaran. Jika mudik akan memakan waktu yang cukup lama, misalnya, 2 minggu, sebaiknya kosongkan isi lemari es, kemudian matikan aliran listriknya.


Selain dapat menghemat uang, juga tidak akan menimbulkan bau setelah lama tidak digunakan, serta menghilangkan kekhawatiran. Cabut juga regulator tabung gas, karena meskipun tidak dipakai gas akan tetap mengalir ke selang regulator yang terpasang pada tabung.
5. Kosongkan Tempat Penampungan Air
Kosongkan semua bak mandi, ember dan semua tempat penampungan air lainnya. Jika harus tetap terisi, maka tutup dengan rapat dan taburi bubuk abate untuk mencegah rumah menjadi sarang nyamuk demam berdarah. 

Jika tumbuh rumput liar, maka rapikan lebih dahulu sebelum mudik. Jangan meninggalkan sampah organik karena akan mengundang semut, kecoa dan hewan kecil lainnya. Sebaiknya menutup tempat sampah atau dibalik supaya tidak menjadi sarang bagi semut, kecoa dan hewan kecil lainnya.

6. Simpan barang berharga
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak ada salahnya jika Anda menyimpan barang berharga di tempat paling tersembunyi di rumah. Simpan barang-barang yang berharga di tempat yang sulit dijangkau atau tempat yang tidak menjadi tempat penyimpanan benda berharga. Seperti: menyimpan perhiasan di kaus kaki, kemudian masukkan kaus kaki ke sepatu, sehingga seolah tidak ada apa-apa di sepatu itu. Jika memiliki hewan peliharaan, sebaiknya titipkan ke tempat penitipan hewan yang bersih dan sudah Anda kenal. Hubungi jauh-jauh hari sebelumnya karena biasanya penuh saat Lebaran.


Jika memiliki tanaman, sebaiknya letakkan tanaman di pot yang memiliki tatakan penampungan air, sehingga tetap lembab. Jika tidak ada tatakan, maka pakailah piring kaleng dan pindahkan tanaman ke tempat yang teduh Anda juga dapat menggunakan safe deposit box di bank untuk menyimpan barang berharga tersebut agar lebih aman.


7. Pastikan Semua Pintu, Jendela dan Pagar Tertutup Rapat dan Terkunci
Sebelum memutuskan untuk berangkat mudik, lakukan pengecekan kembali kondisi rumah, apakah sudah aman untuk ditinggalkan atau belum. Periksalah semua bagian rumah, terutama akses masuk rumah, seperti, pintu, jendela dan pagar. Pastikan bahwa semuanya sudah tertutup rapat dan juga terkunci dengan baik. Untuk menambah keamanan pada rumah, Anda dapat menggunakan gembok yang dapat mengeluarkan bunyi, seperti, gembok alarm anti-maling.

Gembok alarm akan mengeluarkan bunyi nyaring saat dibuka secara paksa. Sehingga jika ada yang membobol rumah secara paksa, maka bunyi gembok alarm akan menarik perhatian tetangga sekitar dan membuat takut pencuri yang berusaha masuk ke rumah Anda

8. Pasang CCTV yang Dapat Dipantau Melalui Internet
Jika mempunyai budget lebih, sebaiknya Anda memasang kamera pengintai atau CCTV di beberapa sudut rumah, seperti: pagar depan dan belakang rumah yang biasanya menjadi akses untuk masuk ke rumah Anda. Dengan adanya CCTV, Anda dapat dengan mudah mengawasi rumah dari jauh dengan cara menghubungkan CCTV dengan smartphone. Meskipun perangkat ini tidak terkoneksi langsung dengan jaringan internet, maka setidaknya hal-hal yang tidak diinginkan akan terekam dan tersimpan dalam memory CCTV.

9. Berhati-hatilah Ketika Bercerita Tentang Perjalanan Mudi
Sebaiknya jangan posting di Blog atau FB untuk mengumumkan Anda akan melakukan mudik. Selain itu berhati-hatilah dalam bercerita kepada lingkungan sekitar dan tempat kerja mengenai rencana melakukan mudik. Bukan berarti Anda mencurigai semua orang, namun bersikap hati-hati dan bijaksana akan lebih baik. Sebab siapapun memiliki potensi untuk menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebaiknya cukup beritahukan rencana Anda kepada pak RT, RW, Satpam maupun tetangga terdekat yang sangat Anda percayai untuk membantu mengawasi rumah. Selain mereka tidak perlu Anda beritahu rencana mudik. Semakin sedikit informasi yang diberikan kepada orang lain, maka semakin kecil juga kemungkinan orang lain mengetahui rencana perjalanan Anda.

10. Bayar Orang Sebagai Penjaga Rumah Sementara
Apabila Anda sudah melakukan 9 poin di atas, namun masih khawatir untuk meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, maka sebaiknya Anda membayar orang yang bisa dipercaya untuk menjaga rumah saat Anda sekeluarga pergi mudik. Selain menjaga rumah agar tetap aman, Anda juga bisa memintanya untuk membersihkan rumah. Sehingga saat pulang mudik, Anda tidak perlu lagi capek membersihkan debu yang mulai menebal di setiap sudut rumah setelah lama ditinggal mudik.
Pastikan Rumah Anda Aman Sebelum Mudik Lebaran

Sebelum Anda memutuskan meninggalkan rumah untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, pastikan rumah aman saat ditinggalkan. Dengan mengikuti dari langkah-langkah tips yang ada diatas, maka perjalanan mudik anda juga akan menjadi lebih tenang, sehingga Anda juga tidak perlu untuk khawatir memikirkan keamanan pada rumah saat sedang berkumpul bersama keluarga di kampung. Memang akan lebih baik jika ada orang yang dipercaya untuk menunggu rumah Anda, terlebih lagi jika rumahnya besar. Jangan lupa, jaga kesehatan dan istirahat yang cukup agar bisa kembali ke perantauan dengan selamat.

Tips Agar Rumah Tetap Aman Pada Saat Ditinggal Mudik Lebaran

Lebaran sudah dekat! Sebagian dari kalian, pasti sudah siap untuk berangkat mudik. Namun sebelumnya, apakan sudah kalian pastikan bahwa saat kalian meninggalkan rumah dalam keadaan aman?.......

Mudik sudah menjadi salah satu rutinitas sangat menyenangkan yang banyak dilakukan oleh hamper seluruh masyarakat Indonesia menjelang lebaran setiap tahunnya. Setelah menjalankan sebulan lamanya ibadah puasa di bulan ramadhan, rasanya sungguh nikmat dapat meluangkan waktu untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak-saudara di kampung halaman, terutama bagi mereka yang tinggal di provinsi, pulau bahkan negara yang berbeda dengan keluarga besarnya. Sebab rasanya memang berbeda antara pulang kampung saat lebaran dengan pulang kampung pada hari-hari biasanya. 

Suasana riuhnya dan meriah akan lebih terasa pulang kampung waktu lebaran, walaupun harus berdesak-desakan, macet dan lama mengantri agar bisa sampai ke kampong halam saat lebaran.

Umumnya, pada saat pulang untuk mudik biasanya orang-orang juga akan memboyong semua anggota keluarga, bahkan terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam keadaan kosong tanpa penghuni. Padahal rumah tanpa penjaga dan memiliki banyak aset harta di dalamnya cukup berbahaya jika ditinggal dalam waktu yang lama selama seminggu atau dua mingguan. Kekhawatiran muncul, misalnya kemalingan, kebakaran dan hal lainnya yang tidak diinginkan.

Berikut 10 langkah yang dapat dilakukan, supaya Anda dan keluarga merasa lebih aman saat meninggalkan rumah. Upayakan untuk melakukan hal preventif guna mengurangi resiko pencurian atau kerugian lainnya yang hanya merugikan Anda. Silahkan Simak 10 tips bebas dari rasa khawatir meninggalkan rumah selama rumah di tinggal mudik lebaran berikut ini:

1. Lapor Ke RT atau RW dan Satpam Setempat Bahwa Rumah Anda Kosong
Beritahu kepada Ketua RT atau RW dan satpam sekitar lingkungan perumahan bahwa Anda sekeluarga akan mudik dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sehingga jika dirasa ada sesuatu yang terlihat janggal atau ada orang yang mencurigakan berada di sekitar rumah Anda, mereka dapat segera bertindak, karena sudah tahu bahwa Anda dan keluarga sedang mudik. Setidaknya satpam di lingkungan perumahan dapat membantu mengawasi rumah Anda.

2. Jangan perlihatkan rumah dalam keadaan kosong!
Memperlihatkan bahwa rumah dalam keadaan kosong ini tentu akan mengundang perhatian bagi pencuri. Membiarkan Lampu dalam keadaan menyala di siang hari merupakan salah satu tanda bahwa rumah Anda kosong. Karenanya, gunakan lampu yang bisa diatur waktu menyalanya. Aturlah agar lampu menyala saat malam dan mati di siang hari. Dengan begitu, rumah tidak akan terlihat kosong.

Jika ingin menyalakan lampu di malam hari, sebaiknya gunakan lampu LED dengan sensor cahaya yang menyala otomatis saat malam hari. Aturlah agar lampu menyala di malam hari dan mati di siang hari. Menyalakan lampu interior untuk beberapa jam setiap malam dan pasang lampu yang dapat diatur jam kerjanya. Selain itu, letakkanlah beberapa sepatu di depan pintu rumah untuk menunjukkan seolah-olah ada orang didalam rumah.

3. Minta Bantuan Tetangga untuk Memeriksa Rumah Secara Berkala
Jika kektua RT sama RW juga melakukan mudik, ada baiknya untuk menitipkan rumah Anda kepada tetangga terdekat yang tidak mudik. Apalagi jika Anda memiliki komunitas di lingkungan rumah, mintalah mereka mengawasi rumah Anda. Biasanya mereka juga akan membantu untuk mengurus tanaman disekitar rumah, juga menyapu halaman agar tetap terlihat bersih, sehingga orang lain tidak akan curiga kalao pemilik rumah sebenarnya sedang mudik.

Anda dapat meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi, agar mereka lebih mudah menghubungi Anda saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah Anda. Namun jangan lupa bawakan oleh-oleh dari kampung halaman sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada mereka.

4. Cabut Aliran Gas dan Listrik yang Tidak Perlu
Selain dari pencurian, kebakaran yang sering terjadi ini merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi saat rumah ditinggal mudik. Jadi silahkan matikan semua aliran listrik yang menyambung ke alat-alat elektronik, seperti: komputer, televisi, radio, pompa air, dispenser, AC dan alat elektronik lainnya yang dapat menimbulkan korsleting yang menjadi salah satu pemicu kebakaran. Jika mudik akan memakan waktu yang cukup lama, misalnya, 2 minggu, sebaiknya kosongkan isi lemari es, kemudian matikan aliran listriknya.


Selain dapat menghemat uang, juga tidak akan menimbulkan bau setelah lama tidak digunakan, serta menghilangkan kekhawatiran. Cabut juga regulator tabung gas, karena meskipun tidak dipakai gas akan tetap mengalir ke selang regulator yang terpasang pada tabung.
5. Kosongkan Tempat Penampungan Air
Kosongkan semua bak mandi, ember dan semua tempat penampungan air lainnya. Jika harus tetap terisi, maka tutup dengan rapat dan taburi bubuk abate untuk mencegah rumah menjadi sarang nyamuk demam berdarah. 

Jika tumbuh rumput liar, maka rapikan lebih dahulu sebelum mudik. Jangan meninggalkan sampah organik karena akan mengundang semut, kecoa dan hewan kecil lainnya. Sebaiknya menutup tempat sampah atau dibalik supaya tidak menjadi sarang bagi semut, kecoa dan hewan kecil lainnya.

6. Simpan barang berharga
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak ada salahnya jika Anda menyimpan barang berharga di tempat paling tersembunyi di rumah. Simpan barang-barang yang berharga di tempat yang sulit dijangkau atau tempat yang tidak menjadi tempat penyimpanan benda berharga. Seperti: menyimpan perhiasan di kaus kaki, kemudian masukkan kaus kaki ke sepatu, sehingga seolah tidak ada apa-apa di sepatu itu. Jika memiliki hewan peliharaan, sebaiknya titipkan ke tempat penitipan hewan yang bersih dan sudah Anda kenal. Hubungi jauh-jauh hari sebelumnya karena biasanya penuh saat Lebaran.


Jika memiliki tanaman, sebaiknya letakkan tanaman di pot yang memiliki tatakan penampungan air, sehingga tetap lembab. Jika tidak ada tatakan, maka pakailah piring kaleng dan pindahkan tanaman ke tempat yang teduh Anda juga dapat menggunakan safe deposit box di bank untuk menyimpan barang berharga tersebut agar lebih aman.


7. Pastikan Semua Pintu, Jendela dan Pagar Tertutup Rapat dan Terkunci
Sebelum memutuskan untuk berangkat mudik, lakukan pengecekan kembali kondisi rumah, apakah sudah aman untuk ditinggalkan atau belum. Periksalah semua bagian rumah, terutama akses masuk rumah, seperti, pintu, jendela dan pagar. Pastikan bahwa semuanya sudah tertutup rapat dan juga terkunci dengan baik. Untuk menambah keamanan pada rumah, Anda dapat menggunakan gembok yang dapat mengeluarkan bunyi, seperti, gembok alarm anti-maling.

Gembok alarm akan mengeluarkan bunyi nyaring saat dibuka secara paksa. Sehingga jika ada yang membobol rumah secara paksa, maka bunyi gembok alarm akan menarik perhatian tetangga sekitar dan membuat takut pencuri yang berusaha masuk ke rumah Anda

8. Pasang CCTV yang Dapat Dipantau Melalui Internet
Jika mempunyai budget lebih, sebaiknya Anda memasang kamera pengintai atau CCTV di beberapa sudut rumah, seperti: pagar depan dan belakang rumah yang biasanya menjadi akses untuk masuk ke rumah Anda. Dengan adanya CCTV, Anda dapat dengan mudah mengawasi rumah dari jauh dengan cara menghubungkan CCTV dengan smartphone. Meskipun perangkat ini tidak terkoneksi langsung dengan jaringan internet, maka setidaknya hal-hal yang tidak diinginkan akan terekam dan tersimpan dalam memory CCTV.

9. Berhati-hatilah Ketika Bercerita Tentang Perjalanan Mudi
Sebaiknya jangan posting di Blog atau FB untuk mengumumkan Anda akan melakukan mudik. Selain itu berhati-hatilah dalam bercerita kepada lingkungan sekitar dan tempat kerja mengenai rencana melakukan mudik. Bukan berarti Anda mencurigai semua orang, namun bersikap hati-hati dan bijaksana akan lebih baik. Sebab siapapun memiliki potensi untuk menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebaiknya cukup beritahukan rencana Anda kepada pak RT, RW, Satpam maupun tetangga terdekat yang sangat Anda percayai untuk membantu mengawasi rumah. Selain mereka tidak perlu Anda beritahu rencana mudik. Semakin sedikit informasi yang diberikan kepada orang lain, maka semakin kecil juga kemungkinan orang lain mengetahui rencana perjalanan Anda.

10. Bayar Orang Sebagai Penjaga Rumah Sementara
Apabila Anda sudah melakukan 9 poin di atas, namun masih khawatir untuk meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, maka sebaiknya Anda membayar orang yang bisa dipercaya untuk menjaga rumah saat Anda sekeluarga pergi mudik. Selain menjaga rumah agar tetap aman, Anda juga bisa memintanya untuk membersihkan rumah. Sehingga saat pulang mudik, Anda tidak perlu lagi capek membersihkan debu yang mulai menebal di setiap sudut rumah setelah lama ditinggal mudik.
Pastikan Rumah Anda Aman Sebelum Mudik Lebaran

Sebelum Anda memutuskan meninggalkan rumah untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, pastikan rumah aman saat ditinggalkan. Dengan mengikuti dari langkah-langkah tips yang ada diatas, maka perjalanan mudik anda juga akan menjadi lebih tenang, sehingga Anda juga tidak perlu untuk khawatir memikirkan keamanan pada rumah saat sedang berkumpul bersama keluarga di kampung. Memang akan lebih baik jika ada orang yang dipercaya untuk menunggu rumah Anda, terlebih lagi jika rumahnya besar. Jangan lupa, jaga kesehatan dan istirahat yang cukup agar bisa kembali ke perantauan dengan selamat.

No comments